Thursday, October 16, 2014

Senderos to Miss Villa Clash against Everton

Aston Villa center-back Philippe Senderos, 29, will not be available for selection in the Villa Park outfit’s Premier League encounter with Robert Martinez’s Everton this weekend after he picked up a thigh injury while on duty with Switzerland. The defender sustained the injury in his country’s 1-0 loss to Slovenia. “Philippe has a thigh muscle strain. We’ll have to see how it reacts,” Swiss team doctor Cuno Wetzel said, as quoted by reliable Agen Bola indo11.com. “Normally a player is out of action for some time with a muscle injury of this type.”

On-Loan Winger Ben Arfa Cannot Wait to Get Started for Hull

Newcastle United winger Hatem Ben Arfa is looking forward to featuring for his loan club Hull City after edging closer to his full fitness. “My fitness levels have improved an awful lot since I first arrived at this club,” said the Frenchman, as quoted by reliable Agen Bola indo11.com. “They have got better with each training session. I have worked specifically on sessions to improve my fitness.” "That has worked and I'm now at a level where I want to be so that I can make an impact on the team. I am ready to show how I can play."

Vettel Bergabung dengan Ferrari Karena Sebuah Mitos

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Sebastian Vettel dipastikan meninggalkan Red Bull pada akhir musim ini dan santer dikabarkan akan bergabung dengan Ferrari. Mitos Ferrari disebut telah membawa Vettel ke tim tersebut. Vettel memang belum mengungkapkan tim mana yang akan dia bela pada musim depan. Akan tetapi, pebalap Jerman itu dikabarkan tinggal menghitung hari sebelum resmi menjadi bagian Ferrari. Dia kabarnya akan menggantikan Fernando Alonso, yang disebut akan hengkang pada akhir musim. Kalau Vettel benar-benar bergabung dengan Ferrari, itu tentu merupakan sesuatu yang amat menarik. Setelah meraih empat gelar juara dunia bersama Red Bull, dia melakukan perjudian besar dengan pindah ke The Prancing Horse. Apalagi, dalam beberapa tahun terakhir mobil Ferrari tidak terlalu kompetitif dan kalah cepat dibandingkan Red Bull. Tapi, Ferrari tetaplah Ferrari. Nama besarnya tak pernah luntur di arena balap Formula 1. Hal inilah yang diperkirakan menjadi daya tarik yang membuat Vettel terpikat. "Ferrari masih merupakan nama besar di F1," ujar konsultan motorsport Red Bull, Helmut Marko. "Mereka adalah mitos, jadi setiap pebalap ingin sekali bergabung dengan mereka dalam kariernya. Tentu, sebagian besar adalah tentang ilusi," tambahnya.

Rossi Khawatir Lorenzo lebih Cepat

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Valentino Rossi menuju seri MotoGP Australia dengan hanya surplus tiga angka dari Jorge Lorenzo. Ia pun mengaku tertekan sekaligus khawatir oleh Lorenzo yang memiliki potensi membalapnya saat di Phillip Island. Seperti diketahui, Lorenzo tampil kesetanan di dua seri terakhir. Ia berhasil menjadi kampiun di Aragon dan Jepang. Lorenzo yang tadinya dinilai sulit menyamai apalagi menyalip Rossi, kini gap itu berhasil dipangkas. Tak hanya The Doctor, Dani Pedrosa pun wajib waspada. Rossi merasa persaingan untuk merebut posisi runner up di akhir musim kini semakin ramai dan ketat. Ia tak punya pilihan lain selain wajib menggeber motornya di tingkat maksimal untuk tiga seri terakhir. “Untuk memperebutkan posisi kedua, kami harus bersaing dengan Pedrosa dan Lorenzo. Saya tambah khawatir karena Lorenzo sangat cepat. Kami harus memberikan yang maksimal. Saya menyukai Phillip Island dan Sepang, tapi tiga balapan secara beruntun selalu sangat sulit, dan start yang bagus menjadi sangat penting,” kata Rossi. “Saya sangat menyukai MotoGP Australia, dan saya ingin balapan dengan bagus di sini, apalagi sebagian dari tim saya adalah orang Australia. Saya ingin kembali ke podium dan mencoba untuk menang lagi,” lanjutnya.

Wednesday, October 15, 2014

Can decides to join Liverpool, abandoning Bayern Munich

Emre Can has rejected Bayern Munich option in favour of moving to Liverpool from Bayer Leverkusen in the off-season. Can said: "Bayern had a buyback clause but that didn't kick in until next year. There were some discussions with Bayern this summer but I decided the best thing for me would be to accept the opportunity to come to Liverpool.” As pointed by Agen Bola indo11.com He added: "Before I came here I had discussions with Brendan Rodgers and that made my mind up. From those talks I was very positive about this move. This whole club is very ambitious and positive about how it wants to play football. That's the way I want to play football too.”

Jonas Valanciunas dan Terrence Ross Dapat Kontrak Anyar

Agen Bola Terpercaya indo11.com melaporkan, Klub NBA, Toronto Raptors rupanya sadar betul akan potensi dua pemainnya, Jonas Valanciunas dan Terrence Ross. Jelang bergulirnya musim baru NBA, duawonderkiditu kembali disodori kontrak anyar. Kontrak keduanya akan berakhir 2016 mendatang setelah ditarik dari kampus masing-masing pada 2012 lalu. Kini memasuki musim baru, otomatis kontraknya akan berkurang semusim. Diberitakan, Raptors merasa ogah kehilangan dua wonderkidtersebut. Caranya dengan menyodori Jonas yang telah mencetak rataan poin 10,3 dari 138 dan Ross yang mencetak 8,7 poin dari 154 penampilannya kontrak baru dengan durasi empat musim. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi Raptors terhadap kontrak mereka yang sebentar lagi akan berakhir. Raptors yang musim lalu keluar sebagai juara Divisi Atlantik memang butuh darah segar jelang kompetisi NBA musim 2014-2015 bergulir.

Conte frustrated with lack of cutting edge

Leading Agen Bola indo11.com highlighted, Antonio Conte called on his Italy side to play ruthlessly after Friday's dramatic 2-1 Euro 2016 qualifying win over Azerbaijan. Conte said: "In all honesty, I have little to complain about, other than the fact the players weren't determined enough in front of goal. Azerbaijan didn't have a shot other than the goal and scored out of nowhere with that bundle over the line.” He added: "We reacted well, proving this team has what it takes. We need to be more clinical, more determined and we wasted too much tonight. Azerbaijan came here to stop us playing and hope to score from a set-play. Their plan was actually working [but] we managed to scrape a small win, but deserved much more."